Yuk Kenalan dengan “GOOGLE” nya Korea Selatan



"NAVER" Search Engine-nya Masyarakat Korea

www.naver.com
Semua orang tahu, mesin pencari nomer 1 di dunia adalah Google. Pertama kali didirikan oleh Larry Page dan Sergey Brin. Mereka memiliki proyek riset untuk program Ph.D mereka di Universitas Stanford. Ide pertama dua founders ini adalah bagaimana menentukan peringkat suatu situs di antara berjuta-juta halaman web yang ada di dunia maya. Teknologi tesebut sekarang terkenal dengan nama PageRank. Berawal dari satu ide tersebut, Google berkembang, berkembang, dan berkembang terus hingga mencapai ranah otomotif dengan Google Safe Driving Car. Namun, sayap mereka ternyata tidak berkembang lebar di China dan Korea Selatan. Apa yang menyebabkan Google gagal menguasai China dan Korea Selatan? Alasannya karena dua negara tersebut memiliki mesin pencari yang lebih mereka andalkan daripada Google, yaitu Baidu di China dan Naver di Korea Selatan. Namun kali ini saya akan membahas tentang Naver. 
Naver (Hangul : λ„€μ΄λ²„) adalah sebuah portal web populer di Korea Selatan, yang dimiliki oleh Naver Coorporation. Naver diluncurkan pada bulan Juni 1999 oleh mantan karyawan Samsung, dan menjadi portal web pertama di Korea Selatan yang menggunakan sistem mesin pencari mereka sendiri. Salah satu di antara fitur Naver adalah "Comprehensive Search" (Pencarian Komprehensif), yang diluncurkan pada 2000, yang menampilkan hasil dari berbagai kategori dalam satu laman. 
Pada Juli 2000, Naver digabungkan dengan Hangame, portal game online pertama Korea Selatan, dan pada tahun 2001 berubah nama menjadi NHN, atau Next Human Network. Kombinasi dari mesin pencari teratas negara dan portal permainan teratas telah membuat NHN tetap menjadi perusahaan internet terbesar di Korea Selatan, dengan kapitalisasi pasar teratas di antara perusahaan yang terdaftar di KOSDAQ. Pada November 2008, NHN dipindahkan ke bursa KOSPIPada hari-hari awal pengoperasian Naver, ada kelangkaan relatif dari laman web dalam bahasa Korea. Untuk mengisi kekosongan ini, Naver menjadi pionir dalam sistem user-generated content melalui penciptaan layanan Knowledeg" (Hangul: 검색 지식인)" pada tahun 2002. Dalam Knowledge Search, pengguna bisa memberikan pertanyaan atas masalah apapun, dan memilih di antara jawaban yang diberikan oleh pengguna lain, pemberian poin kepada pengguna yang memberikan jawaban terbaik. Knowledge Search diluncurkan tiga tahun sebelum Yahoo! meluncurkan layanan yang sama dengan "Yahoo! Answers" mereka, dan sekarang memiliki database lebih dari 80 juta halaman jawaban.

Selama bertahun-tahun, Naver terus memperluas layanan mereka, menambahkan pencarian informasi dan pencarian buku layanan lokal pada tahun 2004, layanan blog pada tahun 2005, pencarian desktop pada tahun 2005, dan layanan Webtoon (komik web) pada tahun 2006. Dari 2005 hingga 2007, mereka memperlus layanan pencarian multimedia, termasuk musik dan pencarian video, layanan telepon Internet dan pencarian mobile. Pada tanggal 1 Januari 2009, Naver merilis antarmuka baru. 
Berdasarkan comScore, Naver menerima 2 milyar kueri pada bulan Agustus 2007, terhitung lebih dari 70% dari semua permintaan pencarian di Korea, dan membuatnya menjadi mesin pencari kelima yang paling sering digunakan di dunia, setelah Google SearchYahoo!Baidu dan Bing. Lebih dari 25 juta orang di Korea menjadikan Naver sebagai beranda awal browser mereka. Naver meluncurkan layanan mereka di Jepang pada 2009, menandai perluasan bisnis mereka di luar Korea. Pada tahun 2013, Lee Hae-jin, CEO dan kepala strategi Naver, memiliki nilai saham di atas 1 triliun won (US$939.4 juta) untuk layanan messenger LINE mereka.
Menurut Youngchan Yoon, dengan dukungan dari bisnis utama di bidang searh engine, Naver kini memimpin pertumbuhan industry internet di Korea Selatan. “Kami sudah menciptakan berbagai bisnis model yang revolusioner karena memiliki Divisi R&D yang secara konsisten terus mengembangkan diri,” tambah Youngchan Yoon. Karena itu, menurut dia, pada 2005 Naver menciptakan “Click Choice”, sebuah model beriklan CPC (Cost per Click), yakni biaya beriklan dibayar berdasarkan jumlah klik yang didapat, bagi iklan-iklan yang ada di search engine-nya. Pada tahun 2011 Naver juga mengkonversi seluruh iklan yang masuk ke dalam suatu sistem yang disebutnya NAVER-operated advertisement. Dengan model ini, maka Naver pun berhasil mendapatkan produk-produk advertising yang lebih stabil. “Strategi ini juga berhasil mendapatkan respon yang banyak sekali dan juga berhasil meningkatkan level kepuasan para pengguna,” ujar Youngchan Yoon. Sebagai perusahaan internet dengan tingkat kenaikan laba tertinggi, ujar Youngchan Yoon, Naver berhasil menjadi perusahaan internet pertama di Korea yang berhasil mencapai penjualan tahunan sebesar satu triliun won (sekitar 13 Triliun Rupiah) pada tahun 2008. Setelah itu, Naver kembali memecahkan rekor pada 2011 ketika penjualannya tembus dua triliun won.
Pada tahun 2016 situs web the egg merilis Best Source Of Korean Search Engine Market Share Data : KoreanClick (2016) yang menunjukkan bahwa Naver menduduki peringkat pertama dengan perolehan angka 74% diikuti oleh Daum 16% dan Google 10%. Dari data tersebut ditarik kesimpulan bahwa Naver masih setia menjadi search engine nomor 1 di Korea.
 


Comments

Popular Posts